Translate
16 April 2014
11 April 2014
Detail Pesawat Kepresidenan Indonesia
Sejak tiba di Base Operations (Base Ops) Landasan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, sosok pesawat Kepresidenan RI jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) membuat takjub para tamu undangan acara serah terima yang langsung dihadiri dari pihak Boeing. Sebab sejak 69 tahun merdeka, ini merupakan kali pertama Indonesia punya pesawat kepresidenan RI.
Pesawat Boeing 737-800 untuk presiden RI ini diproduksi Boeing Company sejak 2011. Pesawat itu memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,50 meter, dan panjang 38 meter. Pesawat canggih ini dipasangi dengan 2 engine CFM 56-7.
Pesawat BBJ2 dirancang untuk memuat 4 VVIP class meeting room, 2 VVIP class state room, 12 executive area, dan 44 staff area. Interior pesawat dirancang untuk dapat mengakomodasi hingga 67 orang penumpang. Jumlah itu disebut cukup untuk sebuah rombongan presiden.
BBJ2 mampu terbang dengan ketinggian maksimal 41.000 feet, mampu terbang selama 10 jam, memiliki kecepatan jelajah maksimum 0,785 mach dan kecepatan maksimum 0,85 mach. Pesawat juga dilengkapi dengan perangkat keamanan dan tangki bahan bakar telah ditambah untuk daya jangkau sampai dengan 10.000 kilometer.
Dengan kemampuan itu, pesawat ini lebih dari cukup untuk menjangkau seluruh pelosok Tanah Air dan tugas kepresidenan di negara sahabat. Pesawat seri 737-800 ini juga merupakan jenis yang sama yang digunakan maskapai penerbangan pelat merah,Garuda Indonesia.
Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi mengatakan, pesawat kepresidenan ini memang dirancang untuk dapat memenuhi persyaratan demi menunjang pelaksanaan tugas kenegaraan presiden RI.
"Setelah melalui proses 4 tahun, pagi ini kita menyaksikan bersama pesawat kepresidenan khusus didesain untuk jalankan tugas pemerintahan dan kenegaraan dari presiden RI," ujar Sudi, di Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Kamis (10/4/2014).
Sudi mengapresiasi pihak Boeing yang sudah merealisasikan desain sesuai dengan yang diinginkan Indonesia. Proses fabrikasi dan modifikasi pesawat tersebut memakan waktu 5 tahun.
Dia melanjutkan, serah terima pesawat yang dilaksanakan hari ini merupakan peristiwa penting untuk Indonesia. Sudi menyerahkan pesawat kepresidenan itu kepada pihak TNI Angkatan Udara dan Garuda Indonesia untuk bersama-sama merawat dan memelihara pesawat tersebut.
07 April 2014
Pesawat Prinsip
Night Bird: Pesawat Prinsip: SEMENTARA Angkat Tergantung PADA bentuk dorongan airfoil Sayap, Ulasan Sangat bergantung PADA SISTEM propulsi Pesawat. Baling-baling Dan Me...
Pengertian Hukum Udara (Air Law) dan Sumber Hukum Udara Internasional
Pengertian Hukum Udara (Air Law)
Belum ada kesepakatan yang baku secara internasional mengenai pengertian hukum udara (air law). Mereka kadang- kadang menggunakan istilah hukum udara (air law) atau hukum penerbangan (aviation law) atau hukum navigasi udara (air navigation law.) atau hukum transportasi udara (air tranportation law) atau hukum penerbangan (aerial law) atau hukum aeronautika (aeronautical law) atau udara - aeronautika (air- aeronautical law) saling bergantian tanpa dibedakan satu terhadap yang lain. Istilah- istilah aviation law,
navigation law, air transportation law, aerial law, aeronautical law, atau air-aeronautical law, pengertiannya lebih sempit dibandingkan dengan pengertian air law.
Kadang - kadang digunakan istilah aeronautical law terutama dan bahasa Romawi. Dalam bukunya Nicolas Matteesco Matte menggunakan istilah Air-Aeronautical Law, sedangkan dalam praktik pada umumnya menggunakan istilah air law, tetapi dalam hal- hal tertentu menggunakan aviation law. Pengertian air law lebih luas sebab meliputi berbagai aspek hukum konstitusi, administrasi, perdata, dagang, komersial, pidana, publik, pengangkatan, manajemen dna lain-lain. Verschoor memberi definisi hukum udar a (air law) sebagai hukum dan regulasi yang mengatur penggunaan ruang udara yang bermanfaat bagi penerbangan, kepentingan umum, dan bangsa- bangsa di dunia.
Sumber Hukum Udara Internasional
Sumber hukum udara (air law sources) dapat bersumber pada hukum internasional maupun hukum nasional. Sesuai dengan Pasal 38 Piagam Mahkamah Internasional mengatakan “international custom, as evidence of a general practices accepted as law.” Sumber hukum udara internasional dapat berupa multilateral maupun bilateral sebagai berikut.
a. Multilateral dan Bilateral
Sumber hukum udara internasional yang bersifat multilateral adalah berupa konvensi - konvensi internasional yang bersifat multilateral juga bersifat bilateral. Pada saat ini Indonesia telah mempunyai perjanjian angkutan udara timbal balik (bilateral air transport agreement) tidak kurang dari 67 negara yang dapat digunakan sebagai sumber hukum udara nasional dan internasional.
b. Hukum Kebiasaan Internasional
Menurut Pasal 38 (1) Piagam Mahkamah Internasional, hukum kebiasaan internasional juga merupakan salah satu sumber hukum internasional. Di dalam hukum udara internasional juga dikenal adanya hukum udara kebiasaan internasional. Namun demikian, peran hukum kebiasaan internasional tersebut semakin berkurang dengan adanya konvensi internasional, mengingat hukum kebiasaan internasional kurang menjamin adanya kepastian hukum. Pasal 1 Konvensi Paris 1919 merupakan salah satu hukum kebiasaan internasional dalam
hukum udara internasional. Namun demikian, pasal tersebut diako modasi di dalam Konvensi Havana 1928 dan Pasal 1 Konvensi Chicago 1944.
Dalam perkembangan teknologi, tindakan suatu negara dapat merupakan hukum kebiasaan internasional tanpa adanya kurun waktu tertentu. Hal ini telah dilakukan oleh Amerika Serika t dengan menetapkan Air Defence Identification Zone (ADIZ). Tindakan Amerika Serikat tersebut diikuti oleh Kanada dengan menentukan Canadian Air Defence Identification Zone (CADIZ) yang kemudian diikuti oleh negara - negara lain. Di dalam hukum laut internas ional juga dikenal adanya hukum kebiasaan sebagai salah satu sumber hukum.
c. Prinsip - prinsip Hukum Umum ( General Principles of Law)
Selain hukum kebiasaan internasional dan konvensi internasional sebagaimana dijelaskan di atas, asas umum hukum (general principles recognized by civilized nations) juga dapat digunakan sebagai sumber hukum udara. Salah satu ketentuan yang dirumuskan di dalam Pasal 38 (1) Piagam Mahkamah Internasional adalah “general principles or law recognized by civilized nations” sebagai asas - asas yang telah diterima oleh masyarakat dunia dewasa ini, baik hukum udara perdata maupun hukum udara publik. Asas - asas tersebut antara lain:
(a) prinsip bonafide (iktikad baik atau good faith), artinya segala perjanjian harus dilaksanakan dengan i ktikad baik;
(b) pacta sun servanda, artinya apa yang diperjanjikan dalam perjanjjan harus dipatuhi, ditaati karena perjanjian merupakan undang- undang bagi yang membuat;
(c) abus de drojt atau misbrujk van rectht, maksudnya suatu hak tidak boleh disalahg unakan;
(d) nebis in idem, artinya perkara yang sama tidak boleh diajukan ke
pengadilan lebih dari sekali;
(e) equality rights, maksudnya kesederajatan yang diakui oleh negara-negara di dunia; (tidak boleh saling intervensi kecuali atas persetujuan yang bersangkutan;
(g) non lequit, artinya hakim tidak dapat menolak dengan alasan tidak ada peraturan atau tidak ada hukum karena hakim mempunyai hak untuk menciptakan hukum (yurisprudensi).
Asas - asas hukum umum tersebut di atas sebagian besar berasal dari Romawi yang telah diterima sebagai kaidah hukum oleh masyarakat dunia pada umumnya dan merupakan dasar lembaga - lembaga hukum dari negara- negara maju civilized nations). Asas- asas tersebut telah diterima sebagai sumber hukum dalam hukum internasional yang da pat juga berlaku terhadap hukum udara nasional maupun internasional. Asas - asas tersebut bersifat universal yang berarti juga berlaku terhadap hukum udara perdata internasional maupun hukum udara publik internasional.
d. Ajaran Hukum (Doctrine)
Ajaran hukum (doctrine) di dalam hukum internasional juga dapat digunakan sebagai salah satu sumber hukum udara. Di dalam Common Law System, atau Anglo Saxon System dikenal adanya ajaran hukum mengenai pemindahan risiko dari pelaku kepada korban. Menurut ajaran hukum tersebut, perusahaan penerbangan yang menyediakan transportasi umum bertanggung jawab terhadap kerugian yang diderita oleh korban. Tanggung jawab tersebut.
Berpindah dari korban (injured people) kepada pelaku (actor). Demikian pula ajaran hukum (doctrine) mengenai bela diri. Menurut ajaran hukum (doctrine) bela diri, suatu tindakan disebut sebagai bela diri bila tindakan tersebut seimbang dengan ancaman yang dihadapi. Oleh karena itu, pesawat udara sipil yang tidak dilengkapi dengan senjata, tidak boleh dit embak karena pesawat udara sipil tidak ada ancaman yang membahayakan. Di samping itu, penembakan pesawat udara sipil juga tidak sesuai dengan semangat Konvensi Chicago 1944 yang mengutamakan keselamatan penumpang, awak pesawat udara, pesawat udara maupun b arang- barang yang diangkut .
e. Yurisprudensi
Menurut Pasal 38 (1) Piagam Mahkamah Internasional, yurisprudensi juga merupakan salah satu sumber hukum. Ketentuan demikian juga berlaku terhadap hukum udara, baik nasional maupun internasional. Banyak kasus sengketa yang berkenaan dengan hukum udara, terutama berkenaan dengan tanggung jawab
hukum perusahaan penerbangan terhadap penumpang dan atau pengirim barang maupun terhadap pihak ketiga. Di Indonesia terdapat paling tidak terdapat dua macam yurisprudensi yang menyangkut hukum udara perdata, masing- masing gugatan Ny. Oswald terhadap Garuda Indonesian Airways dalam tahun 1961 dan
gugatan penduduk Cengkareng terhadap Japan Airlines (JAL) dalam tahun 2000. Dalam kasus penduduk Cengkareng vs Japan Airlines mengenai tanggung jawab hukum terhadap pihak ketiga, sedangkan kasus Ny. Oswald vs Garuda Indonesian Airways mengenai ganti rugi nonfisik. Pada prinsipnya, keputusan pengadilan
tersebut hanya berlaku terhadap para pihak, tetapi seorang hakim boleh mengikuti.
yu risprudensi yang telah diputuskan oleh hakim sebelumnya (The decision of the court has no binding force except between the parties and in respect if that particular cases, artinya Keputusan Mahkamah Internasional tidak mempunyai kekuatan mengikat kecuali bagi pihak - pihak yang bersangkutkan tertentu itu.
=SEMOGA BERMANFAAT =
21 Maret 2014
Teori Penerbangan
Cooperative Penerbangan
Penerbangan adalah fenomena Yang telah lama menjadi Bagian tidak bahasa Dari alam. Burung Bagus terbang regular tidak HANYA Artikel Baru mengepakkan Sayap mereka, namun Artikel Baru Artikel Baru meluncur Sayap mereka terentang untuk jarak pagar Jauh. Asap, Yang terdiri Bahasa Dari partikel-partikel Kecil, dapat Naik meteran ribuan Ke Udara. Kedua JENIS penerbangan Yang mungkin KARENA Sistem penyalaan-Prinsip Ilmu Fisika. Demikian juga, Buatan Pesawat bergantung PADA Sistem penyalaan-Prinsip inisial untuk mengatasi hd gravitasi Dan mencapai penerbangan.
Lebih Ringan Bahasa Dari Udara kerajinan, seperti balon Panas Udara, BEKERJA PADA Sistem penyalaan Daya apung. Mereka mengapung di Udara seperti rakit mengapung di Atas udara. Kepadatan rakit kurang bahasa Dari udara, sehingga mengapung. Meskipun kepadatan udara adalah Konstan, kepadatan Udara berkurang Artikel Baru ketinggian. Kepadatan Udara Panas di Dalam, balon kurang dibandingkan Artikel Baru Udara di permukaan laut, sehingga balon Naik. Suami Akan Terus MENINGKAT hingga Udara di Luar balon adalah densitas Yang sama seperti Udara di Dalam,. Partikel secepatnya MENINGKAT PADA segumpal Udara Panas Yang dihasilkan api Diposkan oleh. Ketika Udara Dingin, partikel jatuh book value Ke Bumi.

Lebih berat untuk Bahasa Dari Udara penerbangan dimungkinkan Diposkan oleh keseimbangan hati-hati bahasa Dari Empat kekuatan fisik: Angkat
, tarik
, berat untuk badan
, Dan Dorong
. Untuk penerbangan, Angkat sebuah Pesawat harus menyeimbangkan berat untuk, Dan Dorong Yang harus melebihi tarik. Sebuah Pesawat menggunakan sayapnya untuk mengangkat Dan Mesin untuk Dorong. Tarik Dikurangi Artikel Baru bentuk Yang Halus Pesawat Dan beratnya dikendalikan Diposkan oleh Bahan ITU terbuat Dari.
Angkat
Agar Pesawat Naik Ke Udara, hd harus diciptakan Yang sama atau melebihi hd gravitasi. Gaya inisial disebut Angkat. Dalam, lebih berat untuk Bahasa Dari Udara kerajinan, Angkat diciptakan Diposkan oleh Aliran Udara di Atas sebuah airfoil. Bentuk Udara menyebabkan airfoil mengalir lebih CEPAT di Atas daripada di Bawah. Udara mengalir CEPAT menurunkan tekanan Udara Sekitarnya. KARENA tekanan Udara lebih Besar di Bahasa Dari Bawah airfoil Atas, sebuah hd Angkat Yang dibuat dihasilkan. Untuk lebih memahami bagaimana sebuah airfoil menciptakan Angkat, Perlu untuk menggunakan doa persamaan Penting Bahasa Dari Ilmu Fisika.
Variasi tekanan Udara Yang mengalir memucat diwakili Diposkan oleh persamaan Bernoulli. Hal ITU diturunkan Diposkan oleh Daniel Bernoulli, seorang matematikawan Swiss, untuk menjelaskan VARIASI Dalam, tekanan Yang diberikan Diposkan oleh Aliran udara Yang mengalir. Persamaan Bernoulli ditulis sebagai:

di mana: P = tekanan (hd Yang diberikan dibagi Artikel Baru barisan aritmetik diberikan PADA)
rho = densitas fluida
V = kecepatan Benda Bergerak atau Cairan
Untuk memahami persamaan Bernoulli, Yang PERTAMA harus memahami Sistem penyalaan berbaring Yang Penting Bahasa Dari Ilmu Fisika, kontinuitas persamaan. Suami HANYA menyatakan bahwa Dalam, terkait masih berlangsung Aliran tertentu, densitas (rho) Kali barisan aritmetik penampang (A) Bahasa Dari Aliran, Kali kecepatan (V) adalah Konstan. Persamaan kontinuitas ditulis sebagai:

di mana: P = tekanan
V = kecepatan
A = barisan aritmetik penampang Lintas Aliran
Menggunakan persamaan Bernoulli Dan persamaan kontinuitas, dapat ditunjukkan bagaimana Udara mengalir di Atas airfoil menciptakan Angkat. Bayangkan Udara Yang mengalir di Atas airfoil stasioner, seperti Sayap Pesawat. Jauh di DEPAN airfoil, Udara Perjalanan PADA kecepatan seragam. Untuk mengalir melewati airfoil, bagaimanapun, harus "membagi" doa, Bagian tidak bahasa Dari Aliran bepergian di Atas Dan Bagian tidak bepergian di Bagian tidak Bawah.

Bentuk Bahasa Dari Khas airfoil asimetris - barisan aritmetik permukaan Yang lebih Besar di Atas daripada di Bagian tidak Bawah. Sebagai Udara mengalir di Atas airfoil, ITU menelantarkan lebih Diposkan oleh permukaan Atas daripada Bagian tidak Bawah. MENURUT Hukum kontinuitas, suhunya inisial, atau Kehilangan daerah adalah Aliran, harus mengarah PADA peningkatan kecepatan. Pertimbangkan sebuah airfoil Dalam, pipa udara Artikel Baru Yang mengalir. Air mengalir Akan lebih CEPAT di Bagian tidak sempit pipa. Wilayah Besar permukaan Atas airfoil menyempit pipa lebih bahasa Dari permukaan Bawah regular tidak. Mencari Google Artikel Baru demikian, udara Akan mengalir lebih CEPAT di Atas daripada di Bawah. Kecepatan Aliran MENINGKAT beberapa Diposkan oleh permukaan airfoil Bawah, TAPI Jauh kurang bahasa Dari Aliran di Atas.
Menyatakan persamaan Bernoulli bahwa peningkatan kecepatan mengarah Ke penurunan tekanan. Mencari Google Artikel Baru demikian semakin Tinggi kecepatan Aliran, semakin rendah tekanan. Air Yang mengalir di Atas airfoil Akan berkurang tekanan. The Kehilangan tekanan di Atas permukaan Atas lebih Besar daripada permukaan Bawah. Hasilnya adalah kekuatan tekanan bersih Net Dalam, arah (positif) Ke Atas. Gaya tekanan Angkat.
Regular tidak ADA bentuk Yang telah ditentukan untuk airfoil Sayap, besarbesaran dirancang berdasarkan fungsi bahasa Dari Pesawat ITU Akan digunakan untuk. Untuk membantu alt Proses desain, Insinyur menggunakan koefisien angkat untuk mengukur JUMLAH mengangkat diperoleh Bahasa Dari bentuk airfoil tertentu. Angkat sebanding Artikel Baru tekanan Dinamis Dan daerah adalah Sayap. Persamaan Angkat ditulis sebagai:

dimana S adalah daerah adalah Sayap Dan kuantitas PADA parantheses adalah Dinamis tekanan. Dalam, merancang sebuah Sayap Pesawat, biasanya menguntungkan untuk mendapatkan koefisien Angkat setinggi mungkin.
Menyeret
Terkait masih berlangsung TUBUH fisik Yang didorong melalui Udara Akan mengalami resistensi terhadap Aliran Udara. Resistensi tarik disebut inisial. Tarik adalah Hasil bahasa Dari sejumlah phenonmena fisik. Tekanan tarik adalah bahwa Yang Andari rasakan ketika berjalan PADA aceh Yang berangin. Tekanan Angin di DEPAN Andari lebih Besar daripada tekanan Bangun di Belakang nama dan Kembali. Gesekan kulit, atau tarik Kental, adalah bahwa Yang mungkin mengalami perenang. Aliran udara di Sepanjang TUBUH perenang menciptakan hd gesekan Yang memperlambat perenang Bawah. Permukaan Kasar Akan mendorong tarik lebih gesekan Bahasa Dari permukaan Halus. Untuk mengurangi tarik Kental, perenang berusaha cara membuat permukaan KONTAK sehalus mungkin memakai topi berenang Artikel Baru Dan mencukur kesemek mereka. Demikian juga, Sayap Pesawat inisial dirancang untuk menjadi Halus untuk mengurangi hambatan.
Seperti angkat, tarik adalah proporsional terhadap tekanan Dinamis Dan daerah adalah di mana besarbesaran bertindak. Koefisien hambatan, analgous Artikel Baru koefisien Angkat, adalah UKURAN Bahasa Dari JUMLAH tekanan Dinamis Akan dikonversi menjadi seret. Berbeda Artikel Baru koefisien mengangkat Namun, biasanya Insinyur desain koefisien tarik menjadi Serendah mungkin. Koefisien hambatan rendah Yang diinginkan KARENA efisiensi Pesawat MENINGKAT seiring penurunan tarik.

Berat
Berat Pesawat Bagus terbang merupakan Faktor pembatas Dalam, desain Pesawat. Sebuah Pesawat berat untuk, atau Pesawat dimaksudkan untuk membawa muatan berat untuk, Angkat membutuhkan lebih bahasa Dari Satu Pesawat Ringan. Hal inisial juga mungkin memerlukan dorongan lebih untuk mempercepat di Tanah. PADA Pesawat Kecil LOKASI berat untuk badan juga Penting. Sebuah Pesawat Kecil harus tepat "seimbang" untuk penerbangan, KARENA BANYAK terlalu berat untuk badan di Bagian tidak Belakang atau DEPAN dapat cara membuat Pesawat regular tidak stabil. Berat dapat dihitung Artikel Baru menggunakan bentuk Hukum kedua Newton:
W = mg
di mana W adalah berat untuk, m adalah massa, dan g adalah Percepatan gravitasi di Bumi.
Dorongan
Propulsion melibatkan sejumlah Sistem penyalaan-Prinsip Ilmu fisik. Termodinamika, sekumpulan aerodinamis, Matematika Cairan, Dan Fisika * Semua berperan. Thrust ITU Sendiri adalah kekuatan Bahasa Dari Yang terbaik dapat dijelaskan Diposkan oleh Hukum kedua Newton. Bentuk ditempatkan dan Bahasa Dari Hukum Suami Adalah:
F = ma
Yang menyatakan bahwa hd (F) sama Artikel Baru massa (m) Kali Percepatan (a). Percepatan adalah perubahan kecepatan Laju Bahasa Dari waktu Ke waktu. Thrust (T) diproduksi Diposkan oleh KARENA ITU Artikel Baru Percepatan massa Udara.
Kelas Diskusi
- Akan lebih mengangkat disediakan Diposkan oleh Artikel Baru Cairan densitas Yang lebih Besar Bahasa Dari Udara?
- Bagaimana desainer Pesawat menentukan bentuk Yang BENAR untuk Sayap?
- Jelaskan bagaimana baling-baling menyediakan Dorong Artikel Baru Cara Yang sama Sayap menghasilkan Angkat.
- Persamaan
untuk mengangkat disediakan sebelumnya. Apa yang akan menjadi dua kekuatan
yang terlibat pada baling-baling?
- Baling-baling
akan bekerja lebih baik dalam cairan dengan densitas yang lebih besar dari
udara?
- Apakah
Anda pikir pesawat yang berbeda perlu airfoil berbentuk berbeda?
- Selama
tahap desain, bagaimana bentuk teoritis sayap yang diuji?
- Bagaimana
sayap pesawat kecil, seperti Cessna, berbeda dari yang besar, seperti jet
penumpang?
- Bagaimana
sistem propulsi dari biplan yang berbeda dibandingkan dengan jet tempur?
- Apa
jenis propulsi melakukan penggunaan jet Lear? The Concorde?
- Buatlah
daftar perbedaan antara pesawat sayap tetap dan helikopter. Bagaimana
masing-masing menghasilkan daya angkat? Seberapa cepat bisa setiap pergi?
Apa kelebihan dan kekurangan masing-masing?
- Beberapa
pesawat memiliki lebih dari satu mesin untuk mendorong kerajinan. Apakah
beberapa mesin yang diperlukan atau tindakan pencegahan keselamatan?
Kelas
Kegiatan / Penelitian
- Membangun
pesawat kertas dan menunjukkan efek dari lift, drag, dorong, dan berat.
- Melakukan
perjalanan ke bandara setempat atau airshow suatu. Kunjungi menara kontrol
dan gantungan pesawat.
- Menentukan
area sayap pesawat besar. Jelaskan apa pesawat itu.
- Apa
jenis sistem propulsi tidak menggunakan pesawat ulang-alik, sebagai lawan
dari pesawat?
- Siapa
produsen terkemuka mesin pesawat?
Masalah
- Turunkan
persamaan dasar untuk mengangkat (Eqn 3) dari Persamaan Bernoulli (Eqn 1).
Perhatikan setiap asumsi yang Anda buat.
- Berapakah
massa udara? Apakah itu berbeda dari dataran tinggi ke dataran rendah?
- Gambarkan
diagram benda bebas dari pesawat terbang.
Pesawat Prinsip
SEMENTARA Angkat Tergantung PADA bentuk dorongan airfoil Sayap, Ulasan Sangat bergantung PADA SISTEM propulsi Pesawat. Baling-baling Dan Mesin adalah doa elemen Yang memucat Penting Dalam, menghasilkan Dorong. Propeller adalah bilah melengkung Yang menghasilkan Dorong Dalam, BANYAK Cara Yang sama seperti Sayap menghasilkan hd Angkat. Pisau menyerang Udara PADA Sudut Yang rendah Serangan.
Baling-baling Canggih dapat mengubah Sudut Serangan untuk menghasilkan tingkat jelajah maksimum Dorong. Suami Canggih variabel
Lapangan baling-baling dapat diatur BAIK untuk kekuatan Penuh PADA kecepatan rendah, Yang diperlukan untuk lepas Landas. Mereka juga dapat diatur Kasar untuk kecepatan Maju Tinggi Artikel Baru Revolusi Mesin berkurang. Baling-baling Pesawat PADA penerbangan Kecil umumnya memberikan dorongan Yang CUKUP HANYA Artikel Baru Cahaya-piston Mesin. Pesawat Yang lebih berat untuk, namun harus mengandalkan lebih KUAT turbin Mesin untuk Dorong.
Jet Mesin Listrik Pesawat memucat skala Anda Besar modern. Alt Proses dimana Mesin jet beroperasi terbaik dapat diringkas Artikel Baru "menyedot, meremas, ledakan, pukulan." PERTAMA, Udara ditarik Ke Dalam, asupan (menyedot) Dan dikompresi (meremas), Yang menyebabkan peningkatan tekanan Udara. Fuel ditambahkan kemudian Dan Dibakar Dalam, pembakaran RUANG (ledakan). Pembakaran menanamkan Panas di Udara Yang menyebabkan Hal Berkembang PESAT ITU Dan menghasilkan kecepatan Tinggi, Udara Aliran Panas.
Udara kemudian mengalir melalui turbin , Yang menyerupai Kipas. Udara kecepatan Tinggi ternyata pena? Turbin Yang PADA gilirannya, poros Putar. Poros Suami terhubung Ke compresser nihil. Cara untuk Artikel Suami, turbin Ekstrak sejumlah Kecil energi untuk Bahasa Dari gas Daya Kompresor. Emerages energi Mayoritas sebagai Dorong sebagai Udara Panas Lolos melalui exhaust nozzle (pukulan) Dan propells Pesawat Ke DEPAN. Landrights jet Yang dibangun Artikel Baru tunggal-spool desain, Kompresor di salat Satu bahasa Dari Ujung poros turbin Artikel Baru PADA Yang terbaring. Hybrid Pesawat, seperti Jet Harrier , menggunakan nozel jet Bergerak Yang dapat mengarah Ke Bawah untuk memberikan Dorong untuk lepas Landas vertikal Dan Bergerak book value untuk konvensional, penerbangan Ke DEPAN.
Sebuah perkembangan Penting Dalam, desain propulsi adalah turbofan Mesin. Aliran Udara melalui Mesin Jauh lebih Besar, menurunkan Suhu internal yang secara dramatis Dan Dorong MENINGKAT. Mesin Suami juga lebih Tenang, lebih Siaran dan hiburan untuk mempertahankan, Dan menggunakan lebih sedikit Bahan bakar. Turbofan, regular tidak seperti Mesin jet, adalah bahasa Dari doa-spool atau Tiga spool desain.
18 Maret 2014
Rekaman CCTV Pilot dan Kopilot MH370 Beredar di Dunia Maya
Suara.com - Sebuah rekaman kamera CCTV yang diduga memperlihatkan pilot dan kopilot pesawat Malaysia Airlines MH370 melewati pemeriksaan keamanan di bandara Kuala Lumpur beredar di dunia maya.
Dalam rekaman yang diunggah melalui situs Youtube tersebut tampak Kapten Zaharie Ahmed Shah dan kopilot Fariq Abdul Hamid sedang diperiksa oleh petugas keamanan bandara. Setelah selesai, keduanya mengambil tas mereka.
Menyusul pernyataan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak soal pesawat yang sengaja diubah arahnya, rumah pilot dan kopilot digeledah polisi. Sementara itu, sejak hilang pada Sabtu (8/3/2014) hingga kini, pesawat MAS MH370 belum diketahui rimbanya. (The Strait Times & Youtube)
16 Maret 2014
| History |
Aerospatiale dan Aeritalia ( sekarang Alenia ) didirikan Avions de Transport Regional sebagai Groupement d' INTA © ret Economique bawah hukum Perancis untuk mengembangkan keluarga airliners regional. The ATR - 42 adalah pesawat pertama konsorsium dan diluncurkan pada bulan Oktober 1981.
Yang pertama dari dua ATR - 42 prototipe terbang untuk pertama kalinya pada tanggal 16 Agustus 1984. Pihak berwenang Italia dan Perancis diberikan sertifikasi pada bulan September 1985 dan pertama ATR - 42 memasuki layanan penerbangan pada tanggal 9 Desember 1985.
Awal ATR - 42-300 adalah versi produksi standar dari ATR - 42 keluarga sampai tahun 1996 dan fitur berbagai muatan yang lebih besar dan berat lepas landas lebih tinggi dari prototipe . Serupa ATR - 42-320 ( juga ditarik pada tahun 1996 ) berbeda dalam memiliki lebih kuat PW - 121 mesin untuk kinerja panas dan tinggi yang lebih baik , sedangkan ATR - 42 Cargo adalah perubahan angkutan versi cepat / penumpang dari 42-300 .
The ATR -42- 500 adalah versi meningkat secara signifikan pertama pesawat dan fitur interior yang direvisi , lebih kuat PW - 127Es untuk secara substansial meningkatkan kecepatan jelajah ( 565km/h/305kt ) mengemudi enam baling-baling pisau , sebuah 1850km ( 1000nm ) maksimum jangkauan, kokpit EFIS , lift dan kemudi yang membentang ATR - 72 ( dijelaskan secara terpisah ) , ditambah rem baru dan landing gear dan memperkuat sayap dan badan pesawat untuk bobot yang lebih tinggi . Yang pertama ATR - 42-500 pengiriman di bulan Oktober 1995.
ATR adalah bagian dari Aero International ( Regional ) , yang pesawat konsorsium regional yang didirikan pada bulan Januari 1996 untuk menggabungkan ATR , Avro dan Jetstream . AI ( R ) menangani penjualan , pemasaran dan dukungan untuk kedua ATRs , ditambah Avro RJs dan Jetstream 41 , sampai pembubaran pada pertengahan 1998 ketika ATR kembali kemerdekaannya .
Pada pertengahan tahun 2000 , ATR meluncurkan program konversi kargo untuk kedua -42 dan -72 , yang melibatkan memasang pintu kargo depan dan memodifikasi kabin untuk pengiriman . The ATR - 42 Freighter dapat membawa muatan 5,8 ton . DHL Aviation Afrika adalah pelanggan peluncuran dengan dua dikonversi ATR - 42 -300 redelivered pada bulan September dan Desember 2000 . Copyright Airliners.net , beberapa informasi Copyright Aerospace Publikasi
Type
42 kursi turboprop pesawat daerah
Powerplants
ATR-42-300 - Dua datar dinilai 1340kW (1800shp) Pratt & Whitney Canada PW-120 turboprop mengemudi empat blade c / s baling-baling Hamilton Standard.
ATR-42-320 - Dua datar dinilai 1417kW (1900shp) PW-121s.
ATR-42-500 - Dua PW-127Es derated ke 1610kW (2160shp) mengemudi enam blade props RatierFagiec / Hamilton Standard.
Performance
ATR-42-300 - Max kecepatan jelajah 490km / h (265kt) kecepatan jelajah ekonomis 450km / h (243kt). Rentang dengan bahan bakar max dan cadangan di max kecepatan jelajah 4480km (2420nm), atau 5040km (2720nm) dengan kecepatan jelajah ekonomis.
ATR-42-320 - Sama seperti ATR-42-300 kecuali max kecepatan jelajah 498km / h (269kt).
ATR-42-500 - Cruising speed 563km / h (304kt). Max kisaran 1850km (1000nm).
Weights
ATR-42-300 - Operating empty 10,285kg (22,674lb), max takeoff 16,700kg (36,817lb).
ATR-42-320 - Operating empty 10,290kg (22,685lb), max takeoff as per 42-300.
ATR-42-500 - Operating empty 11,250kg (24,802lb), max takeoff 18,600kg (41,005lb).
Dimensions
Rentang sayap 24.57m (80ft 8in), panjang 22.67m (74 ft 5 in), tinggi 7.59m (24ft 11in). Area sayap 54.5m2 (586.6sqft).
Capacity
Flightcrew dua. Akomodasi penumpang maksimum untuk 50, 48 atau 46 di 76cm (30in) pitch dan empat sejajar. Khas pengaturan tempat duduk untuk 42 di 81cm (32in) pitch.
ATR-42 Cargo - Sembilan kontainer dengan muatan 4000kg.
Production
Pada akhir tahun 2002 total pesanan untuk semua versi dari ATR-42 berdiri di 369 dengan 367 disampaikan.
13 Maret 2014
istilah di pesawat
Untuk yang pemula, istilah di pesawat :
• Sayap : penghasil gaya angkat.
• Aileron : kemudi untuk memiringkan pesawat.
• Flap : alat penambah gaya angkat.
• Horizontal Stabilizer : alat kestabilam horizontal.
• Elevator : kemudi untuk mendongakan (nose up)
dan merundukan (nose down).
• Vertical Stabilizer : menjaga pesawat stabil sehingga pesawat
lurus ke depan.
• Rudder : kemudi membantu untuk belok.
• Fuselage : badan pesawat.
• Roda pendarat : digunakan sewaktu mendarat di daratan.
• Baling-baling : penghasil tenaga dorong (tarik).
• Mesin : untuk memutar baling-baling, fan atau rotor
utama (main rotor).
• Sayap : penghasil gaya angkat.
• Aileron : kemudi untuk memiringkan pesawat.
• Flap : alat penambah gaya angkat.
• Horizontal Stabilizer : alat kestabilam horizontal.
• Elevator : kemudi untuk mendongakan (nose up)
dan merundukan (nose down).
• Vertical Stabilizer : menjaga pesawat stabil sehingga pesawat
lurus ke depan.
• Rudder : kemudi membantu untuk belok.
• Fuselage : badan pesawat.
• Roda pendarat : digunakan sewaktu mendarat di daratan.
• Baling-baling : penghasil tenaga dorong (tarik).
• Mesin : untuk memutar baling-baling, fan atau rotor
utama (main rotor).
Organisasi olahraga kedirgantaraan
Organisasi olahraga kedirgantaraan dunia yang dikenal dengan nama Federation Aeronautique Internationale (FAI) menggolongkan olah raga aeromodelling ditempatkan pada klas F yang kemudian masih dibagi lagi menjadi :
F1. TERBANG BEBAS (FREE FLIGHT)
A. Glider A2 atau Nordic tanpa mesin
B. Model dengan tenaga karet “wakefield”
C. Model memakai mesin piston (Power model)
D. Model terbang didalam ruangan (Indoor Model)
E. Glider automatic steering menggunakan magnit
F. Helicopter
G. Model dengan tenaga karet “coupe d’hiver”
H. Glider ( A1 ) tanpa mesin
J. Power model (1/2 A Class)
K. Model dengan mesin Co2
L. Indoor EZB
M. Indoor Model (klass pemula)
N Indoor HLG
P. Power model
Q. Electric Power
F2. KENDALI DENGAN TALI (CONTROL LINE)
A. Speed (Model kecepatan tinggi)
B. Aerobatic
C. Team Racing
D. Combat
E. Combat Engine
F3. RADIO KONTROL (REMOTE CONTROL)
A. Aerobatic Power
B. Thermal Soaring Glider
C. Helicopter
D. Pylon Racer
F. Slope Soaring
H. Soaring Cross Country
I. Aero-Tow Glider
J. Thermal Duration Glider
K. Hand Launch Glider ( HLG )
L. Aerobatic Ukuran Besar
F4. MODEL BERSKALA (SCALE MODEL)
A. Free Flight Power Scale
B. Control Line (pengendali dengan tali)
C. Radio Kontrol
D. Indoor Free Flight Rubber Power
E. Indoor Free Flight CO2 Power
F. Peanut Free Flight
F5. RADIO KONTROL BERTENAGA MOTOR LISTRIK (ELECTRIC FLIGHT)
A. Aerobatic
B. Motor Glider
C. Helicopter
D. Pylon Racer
E. Tenaga Matahari
F. 10 cell Motor Glider
G. Glider Besar
F1. TERBANG BEBAS (FREE FLIGHT)
A. Glider A2 atau Nordic tanpa mesin
B. Model dengan tenaga karet “wakefield”
C. Model memakai mesin piston (Power model)
D. Model terbang didalam ruangan (Indoor Model)
E. Glider automatic steering menggunakan magnit
F. Helicopter
G. Model dengan tenaga karet “coupe d’hiver”
H. Glider ( A1 ) tanpa mesin
J. Power model (1/2 A Class)
K. Model dengan mesin Co2
L. Indoor EZB
M. Indoor Model (klass pemula)
N Indoor HLG
P. Power model
Q. Electric Power
F2. KENDALI DENGAN TALI (CONTROL LINE)
A. Speed (Model kecepatan tinggi)
B. Aerobatic
C. Team Racing
D. Combat
E. Combat Engine
F3. RADIO KONTROL (REMOTE CONTROL)
A. Aerobatic Power
B. Thermal Soaring Glider
C. Helicopter
D. Pylon Racer
F. Slope Soaring
H. Soaring Cross Country
I. Aero-Tow Glider
J. Thermal Duration Glider
K. Hand Launch Glider ( HLG )
L. Aerobatic Ukuran Besar
F4. MODEL BERSKALA (SCALE MODEL)
A. Free Flight Power Scale
B. Control Line (pengendali dengan tali)
C. Radio Kontrol
D. Indoor Free Flight Rubber Power
E. Indoor Free Flight CO2 Power
F. Peanut Free Flight
F5. RADIO KONTROL BERTENAGA MOTOR LISTRIK (ELECTRIC FLIGHT)
A. Aerobatic
B. Motor Glider
C. Helicopter
D. Pylon Racer
E. Tenaga Matahari
F. 10 cell Motor Glider
G. Glider Besar
Scale Composites Proteus
Scale Composites Proteus (1998). Dirancang oleh Burt Rutan dengan misi high altitude multi-mission ,terbang diatas 60.000 ft ,lama terbang 14 jam. Misinya termasuk, pengintaian, atmosfir riset, comercial image dan space launch. Juga mempunyai ide, terbang tanpa awak yang bisa mengorbit di atas kota sebagai TV atau komunikasi relay
GOODYEAR INFLATOPLANE.
GOODYEAR INFLATOPLANE
Goodyear Inflatoplane (1956), termasuk balon udara buatan Goodyear sebagai pesawat militer , under licence Vought Corsair terbuat dari karet.
Ini cocok untuk angkatan darat di hutan sebagai pesawat pengintai.Bisa dilipat menjadi ukuran 1,25 cubic meter sehingga gampang dibawa dengan truk atau jip.
Tujuanya, bisa dijatuhkan dari garis belakang lawan, sehingga bila ada pilot pesawat termpur yang tertembak, bisa dikasih dan bisa melarikan diri. Sayangnya tidak ada yang memesan.
Tujuanya, bisa dijatuhkan dari garis belakang lawan, sehingga bila ada pilot pesawat termpur yang tertembak, bisa dikasih dan bisa melarikan diri. Sayangnya tidak ada yang memesan.
Langganan:
Postingan (Atom)





